BUNGO, Porosjambimedia.com – Pemerintah Provinsi Jambi bergerak membantu warga yang terdampak kebakaran di Dusun Buat, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo. Gubernur Jambi Al Haris turun langsung menemui para korban pada Sabtu (29/8/2026) untuk melihat kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat musibah kebakaran.
Di hadapan warga, Al Haris menyampaikan rasa prihatin dan meminta para korban tetap tabah menghadapi kondisi yang terjadi. Ia berharap masyarakat yang terdampak dapat segera memulihkan kehidupan mereka setelah musibah.
“Kami datang untuk melihat langsung kondisi keluarga kita yang terkena musibah. Kita berharap seluruh warga yang terdampak tetap sabar dan ikhlas serta bisa segera pulih kembali,” ujar Al Haris.
Bantuan Kebutuhan Dasar Disalurkan
Dalam kunjungan tersebut, bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan.
Bantuan yang diserahkan antara lain perlengkapan dapur keluarga, makanan untuk anak-anak, pakaian dan sembako. Bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jambi juga turut disalurkan kepada masyarakat yang terdampak.
Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan kebutuhan warga, khususnya mereka yang untuk sementara kehilangan tempat tinggal dan sejumlah barang kebutuhan rumah tangga.
Namun, bantuan kebutuhan sehari-hari bukan satu-satunya bentuk dukungan yang disiapkan pemerintah.
Rumah Korban Rusak Berat Akan Dibantu
Al Haris mengatakan pemerintah tengah melakukan pendataan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan berat akibat kebakaran.
Bagi rumah yang masuk kategori kerusakan berat, pemerintah berencana memberikan bantuan melalui program bedah rumah sehingga warga dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
Ia meminta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Jambi segera berkoordinasi dan mengumpulkan data korban yang membutuhkan bantuan pembangunan kembali rumah.
“Kami sedang melakukan penghitungan. Rencananya akan diberikan bantuan bedah rumah bagi korban yang rumahnya mengalami kerusakan berat,” jelas Al Haris.
Menurutnya, proses pendataan harus dilakukan dengan cepat agar bantuan pembangunan rumah dapat segera direalisasikan.
Ia berharap rumah-rumah warga yang terdampak dapat dibangun kembali sehingga masyarakat tidak terlalu lama berada dalam kondisi sulit pascakebakaran.
Dokumen Warga Ikut Jadi Perhatian
Selain persoalan tempat tinggal, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap dokumen penting milik warga yang ikut terbakar.
Al Haris meminta pemerintah kecamatan dan desa membantu masyarakat dalam mengurus kembali dokumen administrasi yang hilang atau rusak akibat kebakaran.
Sejumlah dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, sertifikat tanah hingga ijazah perlu segera didata agar proses penerbitan dokumen pengganti dapat dilakukan.
“Kami minta Pak Camat dan Pak Kades membantu mengurus administrasinya. Kalau sertifikat tanah, KK, KTP atau ijazah terbakar, segera diurus kembali. Kami juga akan meminta Bupati mempercepat prosesnya,” kata Al Haris.
Langkah tersebut dinilai penting karena dokumen kependudukan dan dokumen pribadi lainnya dibutuhkan masyarakat untuk kembali menjalankan berbagai aktivitas administrasi setelah mengalami musibah.
Dengan bantuan kebutuhan dasar, rencana bedah rumah serta pendampingan pengurusan dokumen, Pemerintah Provinsi Jambi berharap warga korban kebakaran di Dusun Buat dapat segera menata kembali kehidupan mereka.
Pemerintah daerah juga diminta memastikan kebutuhan korban terus dipantau hingga proses pemulihan berjalan. (Hst)















