SUNGAI PENUH, Porosjambimedia.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sungai Penuh kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dengan menggelar operasi penggeledahan intensif di blok hunian warga binaan pada Kamis, 30 April 2026.
Langkah proaktif ini dilakukan untuk memastikan lingkungan rutan benar-benar bersih dari peredaran barang-barang terlarang.
Kepala Rutan Sungai Penuh, Sahat Parsaulian, menginstruksikan langsung operasi sterilisasi ini sebagai bagian dari mitigasi risiko berkelanjutan. Menurutnya, pembersihan area hunian merupakan agenda rutin yang diekskalasi guna memutus potensi pelanggaran tata tertib di dalam fasilitas pemasyarakatan.
“Keamanan yang stabil dan lingkungan yang bersih bukan sekadar target operasional harian, melainkan prasyarat mutlak agar seluruh program rehabilitasi maupun pembinaan kepribadian bagi para narapidana dapat berjalan maksimal tanpa kendala,” tegas Sahat dalam keterangannya.
Fokus Penggeledahan
Dalam operasi kali ini, Satuan Pengamanan Rutan bergerak secara taktis dan prosedural dengan memetakan titik-titik rawan di dalam sel.
Fokus utama pemeriksaan meliputi:
- Perangkat Komunikasi: Pencarian handphone atau alat komunikasi tidak resmi.
- Material Berbahaya: Penyisiran benda tajam dan logam yang dapat disalahgunakan.
- Zat Adiktif: Sterilisasi area dari potensi peredaran narkoba maupun obat-obatan terlarang.
Seluruh rangkaian pemeriksaan dilakukan secara terukur dengan tetap mengedepankan etika operasional dan menghormati hak-hak warga binaan. Dengan penerapan prinsip “Zero Halinar” (Handphone, Pungli, dan Narkoba), diharapkan Rutan Sungai Penuh tetap menjadi institusi yang kondusif untuk proses pembinaan warga negara yang sedang menjalani masa tahanan. (Hst)















