Padang, Porosjambimedia.com – Prestasi membanggakan datang dari putra daerah Kerinci, Jambi. Alrizka Hairi Dilfa berhasil meraih gelar doktor (S3) sebagai wisudawan termuda pada Wisuda ke-138 Universitas Negeri Semarang yang digelar di Auditorium Prof. Wuryanto, 18 April 2026.
Alrizka, yang lahir di Mukai Mudik, Kerinci, pada 25 April 1995, Ayah : Aidilmi, S.Pd.SD ibu Nurfatimah, Yang merupakan seorang Guru Sekolah Dasar Di SD Negeri 226/III Renah Kasah. menyelesaikan studi doktoralnya di bidang Pendidikan Seni, Fakultas Bahasa dan Seni UNNES dengan capaian IPK 3,96.
Ia berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Ansambel Musik Balahak di Siulak Mukai: Keberlanjutan Pertunjukan dan Representasi Eco-Arts Pedagogy”.
Penelitian tersebut mengangkat nilai budaya lokal sekaligus pendekatan pendidikan seni berbasis lingkungan.
Saat ini, Alrizka berprofesi sebagai dosen di Program Studi Pendidikan Musik, Departemen Sendratasik Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang.
Ia dikenal aktif dalam pengembangan kurikulum, khususnya implementasi Kurikulum Merdeka di bidang pendidikan seni.
Tak hanya itu, ia juga merupakan pencipta lagu daerah Kerinci, seperti “Usah ditantik” dan karya lainnya yang turut melestarikan budaya lokal.
Perjalanan akademiknya terbilang gemilang. Ia menyelesaikan studi S1 di UNP dalam waktu 7 semester pada 2018, kemudian melanjutkan pendidikan magister di UNNES.
Berkat prestasi akademiknya, ia direkomendasikan untuk melanjutkan program doktoral pada 2021 hingga akhirnya berhasil meraih gelar doktor di usia muda.
Kesuksesan Alrizka menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi dapat mengantarkan seseorang meraih prestasi tinggi, meski berasal dari daerah terpencil.
Orang tua Alrizka berharap ilmu yang diperolehnya dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan di daerah Kerinci ke depan. (Hst)















