Sungai Penuh, Porosjambimedia.com– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sungai Penuh menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesehatan warga binaan dengan menyelenggarakan kegiatan skrining kesehatan massal. Fokus utama dari kegiatan ini adalah deteksi dini terhadap penyakit menular, khususnya HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan Tuberkulosis (TB).
Langkah proaktif ini dilakukan melalui sinergi yang kuat antara Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Sungai Penuh, Puskesmas Sungai Penuh, dan Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh. Kerja sama lintas instansi ini memastikan proses pemeriksaan dilakukan sesuai dengan standar medis yang berlaku.
Pelaksanaan dan Alur Pemeriksaan
Kegiatan yang diikuti oleh 77 orang, terdiri dari warga binaan dan petugas pemasyarakatan, dilaksanakan secara bertahap. Alur pemeriksaan meliputi:
– Edukasi Kesehatan: Memberikan pemahaman mengenai pola hidup sehat.
– Penyuluhan: Penjelasan mengenai bahaya, cara penularan, dan pencegahan HIV serta TB.
– Skrining HIV: Pemeriksaan darah untuk deteksi dini virus.
– Skrining Gejala TB: Pemeriksaan fisik dan penunjang untuk mendeteksi gangguan pernapasan.
Kepala Rutan Kelas IIB Sungai Penuh menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kewajiban negara dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.
“Kami berharap dengan adanya deteksi dini ini, segala bentuk potensi gangguan kesehatan dapat ditangani secara cepat dan tepat. Alhamdulillah, hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) dan petugas yang diperiksa dinyatakan negatif,” ungkap beliau.
Melalui kegiatan ini, diharapkan derajat kesehatan di lingkungan pemasyarakatan tetap terjaga, sekaligus mencegah terjadinya penularan penyakit di dalam Rutan. (Hst)















