SUNGAI PENUH, Porosjambimedia.com – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., melakukan kunjungan koordinasi ke Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jambi, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Senin (30/04/2026), bertempat di Aula BPBPK Jambi.
Dalam kunjungan tersebut, Wako Alfin didampingi Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kabag Prokopim, serta jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kepala Balai BPBPK Jambi Muhammad Rusli, S.T., M.D.M., bersama Kepala Satker Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Jambi Yusrizal, S.T., M.T., serta Kasi Pelaksanaan II/PPK Perencanaan Adrial Munis, S.T., M.T.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi pembangunan. Sejumlah program strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya percepatan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hamparan Rawang, pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) RKE, serta usulan dukungan alat berat berupa backhoe loader untuk menunjang operasional Dinas Lingkungan Hidup.
Dalam kesempatan tersebut, Wako Alfin menyampaikan kondisi dan kebutuhan daerah, khususnya terkait peningkatan layanan air bersih serta pengelolaan persampahan yang berkelanjutan. Ia berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat semakin mempercepat realisasi program-program prioritas tersebut.
“Kami berharap pembangunan IPA Hamparan Rawang dapat berjalan optimal guna meningkatkan pelayanan air minum masyarakat. Selain itu, kehadiran TPST RKE diharapkan menjadi solusi pengelolaan sampah yang lebih terpadu, serta dukungan alat berat akan sangat membantu operasional di lapangan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, pihak BPBPK Jambi menyampaikan apresiasi atas berbagai usulan yang diajukan dan menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR.
Melalui pertemuan ini, diharapkan hubungan kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat semakin erat, sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kota Sungai Penuh secara berkelanjutan.















