Jakarta, Porosjambimedia.com -Inter Milan dipastikan tersingkir dari Liga Champions musim ini setelah takluk dari Bodo/Glimt pada babak playoff fase gugur. Bermain di Giuseppe Meazza, Nerazzurri kalah 1-2 pada leg kedua sehingga tersingkir dengan agregat 2-5.
Hasil ini menjadi kemunduran bagi wakil Italia tersebut setelah musim lalu mampu melangkah hingga partai final. Untuk pertama kalinya sejak musim 2020/2021, Inter kembali gagal menembus babak 16 besar.
Gelandang andalan Nicolo Barella mengungkapkan rasa kecewanya, terutama karena Inter harus menjalani jalur playoff usai hanya finis di posisi kesembilan fase liga dengan 15 poin, terpaut satu angka dari batas delapan besar.
Menurut Barella, kekalahan 0-1 dari Liverpool pada matchday keenam sangat berpengaruh terhadap posisi akhir tim. Dalam wawancaranya bersama Sky Sport Italia, ia menyebut momen penalti di menit akhir sebagai pembeda krusial.
Gol kemenangan The Reds dicetak lewat titik putih oleh Dominik Szoboszlai setelah wasit meninjau VAR dan menilai Alessandro Bastoni melakukan pelanggaran terhadap Florian Wirtz di kotak terlarang. Keputusan tersebut sempat menuai protes dari kubu tuan rumah yang merasa kontak terjadi sangat minim.
Tersingkir dari kompetisi Eropa, peluang trofi Inter kini tersisa di ajang domestik. Mereka masih memimpin klasemen Serie A dengan keunggulan 10 poin serta akan menghadapi Como pada semifinal Coppa Italia. Tim asuhan Cristian Chivu itu berambisi menutup musim dengan setidaknya satu gelar domestik. (Khy)















