LAM Jambi Anugerahkan Gelar Adat Melayu kepada Tujuh Unsur Forkopimda Provinsi Jambi

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Porosjambimedia.com – Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi secara resmi menganugerahkan Gelar Adat Melayu Jambi kepada tujuh unsur pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi. Penganugerahan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara adat dan negara dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Prosesi sakral berlangsung khidmat di Balairungsari LAM Jambi, Rabu (21/01/2026), dan disaksikan langsung oleh para pemuka adat, pejabat daerah, serta undangan dari berbagai unsur masyarakat.

Penganugerahan gelar adat dibacakan langsung oleh Ketua LAM Provinsi Jambi, Datuk Hasan Basri Agus (HBA), yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian prosesi adat berupa penyematan pin, pemasangan selempang, serta pemasangan gordon kepada para penerima gelar.

Makna prosesi semakin mendalam dengan prosesi kata penyisipan dan penyerahan keris yang dilakukan oleh Gubernur Jambi Al Haris selaku Pembina LAM Provinsi Jambi. Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyerahkan Piagam Gelar Adat serta Buku Pokok Adat Melayu Jambi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah kepada para penerima gelar.

Sebagai simbol doa dan restu adat, Gubernur Al Haris turut melakukan tepuk tawar, yang kemudian dilanjutkan dengan pengumuman adat sebagai penutup rangkaian prosesi.

Baca Juga :  Tempo dulu Pohon terap di Kerinci dimanfaatkan untuk membuat kain

Pemuka adat LAM Jambi menjelaskan bahwa penganugerahan gelar adat tersebut telah melalui mekanisme adat dan memperoleh persetujuan Gubernur Jambi selaku Pembina LAM. Dari tujuh penerima, enam gelar diberikan kepada unsur pimpinan Forkopimda, sementara satu gelar kehormatan adat dianugerahkan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman.

Ketua LAM Provinsi Jambi, Datuk Hasan Basri Agus, menegaskan bahwa penganugerahan gelar adat bukan sekadar seremoni simbolik, melainkan mengandung amanah serta tanggung jawab moral yang besar.

“Gelar adat mengandung nilai keteladanan. Mereka yang menerimanya dituntut menjaga marwah adat dan menjadi contoh di tengah masyarakat. Penganugerahan ini sah secara adat dan memiliki legitimasi hukum karena telah diatur dalam ketentuan yang berlaku,” tegas HBA.

Ia berharap penganugerahan tersebut semakin memperkokoh kolaborasi antara unsur adat dan unsur pemerintahan dalam menjaga keharmonisan sosial serta memperkuat peran adat di Provinsi Jambi.

“Adat hadir sebagai mitra strategis negara dalam merawat kearifan lokal. Sinergi antara LAM Jambi dan unsur pemerintahan harus terus diperkuat agar nilai-nilai adat tetap hidup dan relevan,” tambahnya.

Khusus untuk gelar kehormatan kepada Sekda Provinsi Jambi Sudirman, LAM menilai hal tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta perannya dalam menggerakkan roda pemerintahan daerah.

Baca Juga :  PT Rukun Raharja Tbk Pastikan Free Float Tetap Aman Meski Buyback Saham Rp250 Miliar

Adapun tujuh unsur Forkopimda Provinsi Jambi yang menerima Gelar Adat Melayu Jambi, yakni:

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Datuk M. Hafiz Fattah – Adipati Utamo Setio Puro

Kapolda Jambi, Datuk Irjen Pol Krisno H. Siregar – Adipati Utama Siginjai Sakti

Danrem 042/Garuda Putih, Datuk Brigjen TNI Heri Purwanto – Adipati Utama Sijimat Batuah

Kajati Jambi, Datuk Sugeng Hariadi – Adipati Utamo Sitimang Jayo

Ketua Pengadilan Tinggi Jambi, Datin Iva Sudewi – Adipati Utama Radin Undang

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi, Datuk Hasim Marsalina – Adipati Utamo Neraco Agamo

Sekda Provinsi Jambi, Datuk Sudirman – Adipati Utama Tanggo Rajo

Penganugerahan ini menjadi penegasan bahwa adat Melayu Jambi tetap memiliki posisi strategis dalam menopang tata kelola pemerintahan dan menjaga harmoni sosial di tengah dinamika pembangunan daerah. (Sfw)

Berita Terkait

Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat
Ramli Taha Dorong Debalang Jambi Bangun Fondasi Organisasi hingga Tingkat Kabupaten dan Kota
H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030
Luhah Depati Kepalo Sembah Tegaskan Amanah Adat dan Susunan Paramenti Jelang Kenduri Sko Tigo Luhah Semurup
ISMI Kerinci–Sungai Penuh Resmi Dilantik, Bupati Monadi Dorong Penguatan Peradaban Melayu
FGD Universitas Jambi Bedah Peran Kenduri Sko sebagai Instrumen Resolusi Konflik Politik Pasca Pilkada di Kerinci
IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat
Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci Jadi Komitmen Bersama Alfin dan Monadi
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB