SUNGAI PENUH, Porosjambimedia.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sungai Penuh, di bawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi, menggelar tradisi pembaretan bagi para petugas baru.
Kegiatan ini dilaksanakan guna membentuk ketahanan fisik, mental yang tangguh, serta menumbuhkan jiwa korsa yang solid di antara sesama petugas pemasyarakatan.
Dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Sungai Penuh, Sahat Parsaulian, rangkaian kegiatan ini mewajibkan seluruh peserta tunas pemasyarakatan untuk melewati berbagai ujian ketahanan yang cukup berat. Sejak pagi hingga malam hari, para peserta diuji melalui serangkaian medan mulai dari berjalan jauh (long march), merangkak di kubangan lumpur, hingga mengarungi derasnya arus sungai sebelum akhirnya baret kebanggaan pemasyarakatan resmi disematkan.
Dalam amanatnya, Kepala Rutan Sahat Parsaulian menegaskan bahwa prosesi penyematan baret ini bukan sekadar seremonial belaka.
“Penyematan baret tersebut adalah simbol tanggung jawab besar, kehormatan, dan marwah institusi yang harus dijaga dengan dedikasi tinggi,” tegas Sahat.
Melalui tradisi pembaretan ini, seluruh petugas baru diharapkan dapat memiliki kesiapsiagaan maksimal, disiplin yang kuat, serta integritas tanpa kompromi. Hal ini dinilai sangat krusial agar mereka siap menghadapi segala dinamika tugas pengamanan maupun pembinaan yang ada di lapangan ke depannya.
Acara ditutup dengan prosesi penyematan baret secara resmi dan pemberian ucapan selamat dari jajaran struktural Rutan Sungai Penuh kepada para tunas pemasyarakatan yang telah resmi dikukuhkan..















