Jakarta, Porosjambimedia.Com– Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tidak sepakat dengan anggapan bahwa Arsenal tak pantas menjadi juara Premier League karena terlalu mengandalkan gol dari bola mati.
Arsenal saat ini memimpin klasemen dengan 64 poin, unggul lima angka dari Manchester City. Salah satu kekuatan utama tim asuhan Mikel Arteta adalah efektivitas dalam situasi set piece. Mereka telah mencetak 16 gol dari sepak pojok musim ini, menyamai rekor satu musim di Premier League.
Dari total 58 gol yang dicetak, 24 di antaranya berasal dari bola mati, termasuk sepak pojok, tendangan bebas, dan lemparan ke dalam. Sementara dari situasi open play, Arsenal mengoleksi 29 gol, hanya kalah dari Manchester City.
Kritik sempat muncul dari sejumlah pihak, termasuk mantan gelandang Inggris Paul Scholes, yang menilai Arsenal akan menjadi tim terburuk yang pernah menjuarai liga jika terlalu bergantung pada bola mati.
Namun Guardiola menilai keunggulan dalam bola mati adalah bagian dari evolusi taktik sepakbola modern. Ia menyebut setiap tim pasti ingin memiliki ancaman yang membuat lawan merasa tertekan setiap kali menghadapi situasi tersebut.
Menurutnya, efektivitas dalam memanfaatkan peluang, termasuk dari bola mati, justru menunjukkan kualitas dan kesiapan tim dalam persaingan gelar. (Khy)















