Jakarta, Porosjambimedia.com – Tim Nasional Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian terbesar sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Asia Futsal dengan finis sebagai runner-up pada edisi 2026. Prestasi ini menjadi klimaks dari perjalanan panjang Indonesia sejak pertama kali tampil di turnamen tersebut pada 2002.
Di partai final yang digelar di Indonesia Arena, Minggu (7/2/2026) malam WIB, Indonesia menghadapi raksasa futsal Asia, Iran. Laga berlangsung sengit dan penuh tensi, dengan skor imbang 5-5 bertahan hingga babak tambahan waktu. Nasib Indonesia akhirnya ditentukan lewat adu tendangan penalti, di mana tim Merah Putih harus menyerah dengan skor tipis 4-5.
Keterlibatan Indonesia di Piala Asia Futsal dimulai pada 2002. Saat itu, tim diperkuat nama-nama seperti Listyanto Raharjo, Chairil Anwar, Francis Wewengkang, Yeyen Tumena, dan Stanley Mamuaya, dengan Sartono Anwar sebagai pelatih kepala. Pada debutnya, Indonesia belum mampu melangkah jauh dan hanya bertahan di fase grup, meski sempat mencatat kemenangan besar 6-0 atas China.
Pada delapan edisi berikutnya, Indonesia kembali harus puas tersingkir di fase grup. Titik balik mulai terlihat pada Piala Asia Futsal 2022, ketika Indonesia untuk pertama kalinya berhasil melaju ke babak perempatfinal. Saat itu, Indonesia lolos sebagai runner-up Grup C sebelum kalah tipis 2-3 dari Jepang di babak delapan besar.
Indonesia sempat absen di Piala Asia Futsal 2016 akibat sanksi, gagal lolos pada edisi 2018, serta tidak tampil pada 2020 karena turnamen dibatalkan akibat pandemi COVID-19. Setelah juga gagal lolos ke Piala Asia Futsal 2024, kebangkitan besar justru terjadi dua tahun kemudian.
Di bawah kepemimpinan pelatih Hector Souto, Indonesia tampil konsisten dan solid hingga melaju ke final Piala Asia Futsal 2026. Hasil runner-up ini melengkapi catatan gemilang Souto bersama Timnas Futsal Indonesia, setelah sebelumnya membawa pulang medali emas SEA Games 2025 dan gelar juara Piala AFF Futsal 2024.
Dengan kontrak Souto yang masih berlangsung hingga 2028, Indonesia kini menatap masa depan dengan optimisme tinggi dan membidik target ambisius: tampil di Piala Dunia Futsal 2028. (Dta)















