KERINCI, Porosjambimedia.com – Indonesia Offroad Expedition Riau–Jambi (IOX Raja) 2026 hadir di Bumi Sakti Alam Kerinci dengan membawa semangat kepedulian dan kebersamaan melalui pelaksanaan kegiatan bakti sosial di Desa Sungai Kuning. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai 25 hingga 30 Januari 2026, dan menjadi bagian dari rangkaian ekspedisi lintas alam para offroader Riau dan Jambi.
Kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata komitmen komunitas offroad dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat pedesaan, sekaligus mempererat ikatan sosial antara para peserta dengan warga setempat. Melalui aksi sosial tersebut, rombongan IOX Raja 2026 menyalurkan bantuan dan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat Desa Sungai Kuning.
Kehadiran para offroader disambut hangat oleh warga, menciptakan suasana penuh keakraban di tengah keindahan alam Kerinci yang masih alami. Warga tampak antusias menyambut rombongan peserta yang datang dari berbagai daerah di Provinsi Riau dan Jambi, sehingga kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang petualangan, tetapi juga sarana membangun silaturahmi lintas daerah.
Selain bakti sosial, kegiatan IOX Raja 2026 juga dirangkai dengan ajang lintas alam yang menantang adrenalin. Para peserta menjelajahi jalur hutan Sungai Kuning hingga menembus kawasan Pauh Tinggi, Kayu Aro, dengan melintasi medan berlumpur, tanjakan terjal, serta panorama khas Bumi Sakti Alam Kerinci yang memukau.
Perjalanan tersebut tidak hanya menguji ketangguhan kendaraan dan kemampuan para peserta dalam mengemudi di medan ekstrem, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan alam dan potensi wisata daerah Kerinci kepada komunitas offroad nasional.
Melalui kegiatan ini, IOX Raja 2026 menegaskan bahwa dunia offroad tidak hanya identik dengan petualangan dan tantangan semata, tetapi juga sarat dengan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, pelestarian alam, serta persaudaraan lintas daerah antara Riau dan Jambi.
Diharapkan, kegiatan IOX Raja 2026 ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Bumi Sakti Alam Kerinci, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun promosi pariwisata daerah di masa mendatang. (Hst)















