MotoGP Terapkan Aturan Keselamatan Baru 2026

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Federasi Balap Motor Internasional (FIM) resmi memberlakukan regulasi baru terkait prosedur menyalakan mesin motor MotoGP setelah kecelakaan. Kebijakan ini akan mulai diterapkan pada musim balap 2026 dan bertujuan meningkatkan keselamatan pebalap serta petugas lintasan.

Dalam aturan terbaru tersebut, pebalap MotoGP yang terjatuh dan motornya mati tidak lagi diperbolehkan menghidupkan mesin langsung dari area run-off atau pinggir lintasan. Jika ingin kembali ke balapan, proses menyalakan motor wajib dilakukan di area yang lebih aman, yakni di belakang pembatas sirkuit atau melalui jalur road service.

Selama ini, motor MotoGP diketahui tidak dibekali starter elektrik seperti motor produksi massal, sehingga pebalap kerap kesulitan menyalakan mesin setelah terjatuh. Pada regulasi lama, mereka masih diizinkan mencoba menyalakan motor di area run-off. Namun praktik tersebut dinilai berisiko karena membuat marshal dan pebalap berada di zona berbahaya saat sesi balapan masih berlangsung.

Baca Juga :  Anya Geraldine Kenang Sosok Vidi Aldiano yang Selalu Memberi Dukungan

Melalui arahan baru ini, FIM menegaskan bahwa setiap motor yang mati setelah insiden harus segera dipindahkan oleh marshal ke belakang garis perlindungan pertama sebelum dihidupkan kembali. Meski demikian, pebalap tetap diperbolehkan melanjutkan balapan apabila mesin motor masih menyala setelah kecelakaan dan dinyatakan aman oleh petugas.

Marshal juga memiliki kewenangan penuh untuk melarang motor kembali ke lintasan jika ditemukan kerusakan berbahaya, seperti kebocoran cairan atau komponen yang berpotensi mengganggu keselamatan pembalap lain.

Baca Juga :  Terpuruk di Piala Afrika 2025, Pemerintah Gabon Bekukan Timnas dan Coret Aubameyang

Perubahan aturan ini merupakan hasil kesepakatan Komisi Grand Prix dan Komisi Superbike (SBK), serta telah disosialisasikan secara resmi kepada promotor balap, federasi nasional, IRTA, dan seluruh petugas sirkuit.  (Dta)

Berita Terkait

Tiga Atlet Jambi perkuat tim Indonesia di Asian Games 2026
Real Madrid Unggul dalam Rekor Pertemuan, Inter Milan Siap Uji Kekuatan di Liga Champions
Jadwal Lengkap MotoGP San Marino 2026: Sprint Sabtu, Balapan Utama Minggu
Vietnam Tundukkan Thailand 2-0, Modal Kuat Menuju Leg Kedua Final Piala AFF 2026
Hull City Bikin Kejutan, Manchester United Tumbang 0-2 di Laga Pembuka Premier League
Timnas Indonesia Hadapi Oman dan Mozambik di GBK, Ini Harga Tiketnya
Timnas Indonesia Masuk Grup Berat Piala Asia 2027, Hadapi Jepang, Qatar dan Thailand
PSBS Biak Resmi Degradasi dari Super League 2025/2026 Usai Dibantai Persebaya
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB