Deretan Legenda Bulutangkis dengan Rekor Terlama di Ranking Dunia No 1 BWF

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Peringkat dunia yang dirilis Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) setiap pekan menjadi tolok ukur konsistensi dan dominasi seorang atlet. Bertahan di posisi puncak bukan perkara mudah, karena menuntut performa stabil, mental juara, serta koleksi gelar di level tertinggi.

Sepanjang sejarah bulutangkis dunia, hanya segelintir pemain yang mampu menempati ranking nomor satu dalam waktu yang sangat panjang. Mereka bukan sekadar juara turnamen, tetapi juga ikon yang mewarnai era kejayaan olahraga bulutangkis.

Berikut daftar enam pemain bulutangkis dengan masa terlama menduduki ranking dunia No 1 BWF.

Pemain Badminton dengan Ranking Dunia No 1 Terlama

1. Lee Chong Wei – 10 Tahun 338 Hari

Legenda Malaysia ini menjadi pemegang rekor terlama sebagai pemain nomor satu dunia. Lee Chong Wei mencatatkan dominasi luar biasa dengan total 10 tahun 338 hari di puncak ranking BWF.

Sebagai tunggal putra, ia bahkan membukukan rekor 199 minggu berturut-turut di posisi teratas pada periode Agustus 2008 hingga Juni 2012. Atas kontribusinya bagi dunia bulutangkis, Lee resmi masuk BWF Badminton Hall of Fame pada 2023.

2. Lin Dan – 10 Tahun 30 Hari

Baca Juga :  Kerinci Highland Trail Run 2025 Siap Digelar: Tantang Rute Bukit Kayu Aro dengan Panorama Spektakuler

Menyusul di posisi kedua, Lin Dan mencatatkan 10 tahun 30 hari sebagai raja ranking dunia. Pebulutangkis China ini dikenal sebagai salah satu pemain paling komplet dalam sejarah.

Prestasinya makin istimewa karena menjadi tunggal putra pertama yang berhasil mempertahankan emas Olimpiade pada 2008 dan 2012. Lin Dan juga dianugerahi status anggota Hall of Fame BWF pada 2023.

3. Peter Hoeg Gade – 8 Tahun 237 Hari

Pemain asal Denmark ini menjadi simbol kejayaan bulutangkis Eropa. Peter Hoeg Gade menempati ranking satu dunia selama 8 tahun 237 hari, terutama pada periode akhir 1990-an hingga awal 2000-an.

Dengan 22 gelar Grand Prix, Gade dikenal sebagai pemain yang konsisten, agresif, dan berpengaruh besar dalam perkembangan bulutangkis modern.

4. Zhang Ning – 8 Tahun 214 Hari

Zhang Ning menjadi salah satu tunggal putri paling dominan dalam sejarah. Atlet China ini bertahan di peringkat satu dunia selama 8 tahun 214 hari.

Ia terkenal dengan permainan cerdas, stamina kuat, dan kemampuan mengendalikan tempo pertandingan. Zhang Ning juga sukses menjuarai Kejuaraan Dunia 2003 serta mengoleksi total lima medali dunia.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Tumbang 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Herdman Masih Eksperimen

5. Zhou Mi – 8 Tahun 95 Hari

Masih dari sektor tunggal putri, Zhou Mi menorehkan catatan 8 tahun 95 hari di puncak ranking dunia. Ia menjadi bagian penting tim China dalam ajang Uber Cup, dengan gelar juara pada 2002 dan 2004.

Konsistensi dan daya juangnya membuat Zhou Mi menjadi salah satu pemain elite di masanya.

6. Mia Audina Tjiptawan – 8 Tahun 13 Hari

Nama Mia Audina menjadi kebanggaan Indonesia. Ia mencatatkan 8 tahun 13 hari sebagai pemain peringkat satu dunia sektor tunggal putri.

Mia pertama kali tampil di Uber Cup 1994 dan sukses membawa Indonesia mengalahkan China di partai final. Ia juga mempertahankan gelar Uber Cup pada 1996 dan 1998, sebelum melanjutkan karier dengan membela Belanda sejak tahun 2000. (Dta)

Berita Terkait

Tiga Atlet Jambi perkuat tim Indonesia di Asian Games 2026
Real Madrid Unggul dalam Rekor Pertemuan, Inter Milan Siap Uji Kekuatan di Liga Champions
Jadwal Lengkap MotoGP San Marino 2026: Sprint Sabtu, Balapan Utama Minggu
Vietnam Tundukkan Thailand 2-0, Modal Kuat Menuju Leg Kedua Final Piala AFF 2026
Hull City Bikin Kejutan, Manchester United Tumbang 0-2 di Laga Pembuka Premier League
Timnas Indonesia Hadapi Oman dan Mozambik di GBK, Ini Harga Tiketnya
Timnas Indonesia Masuk Grup Berat Piala Asia 2027, Hadapi Jepang, Qatar dan Thailand
PSBS Biak Resmi Degradasi dari Super League 2025/2026 Usai Dibantai Persebaya
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB