KERINCI, PorosJambiMedia.com — Dalam upaya membangun budaya disiplin dan peduli lingkungan, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Kerinci meluncurkan program inovatif bertajuk Zero Plastik. Program ini mewajibkan seluruh siswa untuk membawa peralatan makan dan minum sendiri dari rumah setiap kali beraktivitas atau membeli jajanan di lingkungan madrasah.
Kegiatan yang mulai diterapkan sejak Rabu (15/10/2025) ini menjadi bagian dari gerakan kebersihan dan kepedulian lingkungan yang terus digencarkan oleh pihak madrasah.
Kepala MTs Negeri 2 Kerinci, Dra. Hj. Niswati, M.Pd.I, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik, tetapi juga pembentukan karakter siswa agar lebih mandiri dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
“Kami ingin menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab sejak dini. Dengan membawa wadah makan dan botol minum sendiri, siswa belajar menjaga kebersihan sekaligus mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” ujarnya.
Langkah kecil namun bermakna ini mendapat sambutan positif dari seluruh warga madrasah. Setiap jam istirahat, siswa tampak membawa wadah masing-masing ke kantin untuk membeli makanan atau minuman. Suasana madrasah pun terlihat lebih bersih dan tertib tanpa tumpukan sampah plastik.
Salah satu siswa kelas VIII, Rizki, mengaku senang dengan aturan baru tersebut.
“Sekarang lingkungan sekolah jadi lebih bersih, dan kami juga lebih nyaman karena menggunakan wadah sendiri yang lebih higienis,” katanya sambil tersenyum.
Selain meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan, program ini juga memiliki nilai spiritual. Pihak madrasah menegaskan bahwa kebersihan merupakan bagian dari keimanan, sehingga setiap kegiatan diarahkan untuk menumbuhkan sikap religius sekaligus peduli terhadap bumi.
Guru dan orang tua siswa pun memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut. Mereka menilai kebiasaan membawa peralatan makan pribadi dapat membentuk karakter positif yang akan terbawa hingga ke kehidupan sehari-hari di luar madrasah.
“Kegiatan ini sederhana, tapi berdampak besar. Anak-anak jadi belajar tanggung jawab, hemat, dan cinta lingkungan,” ujar salah satu guru di MTsN 2 Kerinci.
Dengan program “Zero Plastik” ini, MTs Negeri 2 Kerinci berharap dapat menjadi contoh bagi satuan pendidikan lain di Kabupaten Kerinci untuk ikut menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Hz)
Penulis : Hezi
Editor : Hesty















