Makhluk Gaib Penunggu Hutan Kerinci yang sering “mengalimun” penduduk tanpa jejak

- Redaksi

Kamis, 24 April 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POROS, SUNGAI PENUH – Beberapa minggu terakhir masyarakat Kerinci dikejutkan dengan berita hilangnya remaja bernama Wira saat berburu di hutan Kerinci. Sampai saat ini, remaja tersebut belum ditemukan. Kasus ini bukanlah pertama kali terjadi, beberapa tahun yang lalu seorang remaja juga hilang tanpa jejak di wilayah Danau Kaco. Kasus hilangnya warga juga terjadi pada pendaki Gunung Kerinci. Sebagian besar tidak ditemukan jejaknya.

Dalam kepercayaan masyarakat Kerinci, hutan-hutan lebat yang berada di sekitar gunung dipercayai sebagai tempatnya makhluk gaib bernama “mambang” atau “diwo”. Mereka berwujud seperti manusia atau bisa menyerupai  laki-laki maupun perempuan tetapi tidak memiliki lekukan di atas bibir. Mambang atau diwo menjadikan sari-sari bunga di hutan sebagai makanan mereka. Mereka adalah makhluk gaib yang bisa hilang dari pandangan tiba-tiba, dan bisa muncul tiba-tiba di dalam hutan.

Baca Juga :  Bupati Monadi Hadiri Kenduri Arah di Sungai Jernih: Tradisi dan Budaya Adalah Jati Diri Kita

Bagi masyarakat Kerinci mambang atau diwo memiliki sifat baik dan buruk. Mereka bisa membimbing manusia yang tersesat di hutan untuk kembali, bisa melindungi manusia dan tanaman. Di sisi lain, mereka juga bisa menyesatkan manusia di dalam hutan, bahkan bisa “mengalimun” atau membuat manusia tidak tampak oleh pandangan manusia lain. Orang-orang yang dialimun bisa melihat orang yang mencarinya, tetapi orang yang mencari keberadaannya tidak bisa melihat dan mendengar orang tersebut.

Masyarakat Kerinci percaya orang-orang yang dialimun oleh mambang atau dewo disebabkan kesalahan atau melanggar pantangan ketika memasuki hutan atau karena melanggar pantangan adat baik yang dilakukan dia pribadi atau keluarganya.

Sebagai penghormatan untuk mambang dan dewo, biasanya masyarakat Kerinci melakukan “basatabik” memohon izin atau permisi saat memasuki hutan lebat dengan meletakkan sirih pinang dan rokok di pintu rimba dan menyelipkan dedaunan rimba di telinga mereka.

Baca Juga :  Kapospol Jujun, Bhabinkamtibmas, dan Tim Elang Polres Kerinci Gelar Patroli Gabungan Cegah Keributan Antar Pemuda

Para dukun (orang pandai) dalam ritual juga mempersembahkan sirih pinang dan rokok serta tujuh jenis bunga/kembang dengan sembilan warna yang berbeda (adun tujuh warno sembilan) sebagai simbol “makanan mambang/diwo” dengan tujuan agar mambang dan diwo memberikan perlindungan bagi manusia dan tanam-tanaman.

 

Editor : Andi

Sumber Berita : Budaya Kerinci

Berita Terkait

Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat
Ramli Taha Dorong Debalang Jambi Bangun Fondasi Organisasi hingga Tingkat Kabupaten dan Kota
H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030
Luhah Depati Kepalo Sembah Tegaskan Amanah Adat dan Susunan Paramenti Jelang Kenduri Sko Tigo Luhah Semurup
ISMI Kerinci–Sungai Penuh Resmi Dilantik, Bupati Monadi Dorong Penguatan Peradaban Melayu
FGD Universitas Jambi Bedah Peran Kenduri Sko sebagai Instrumen Resolusi Konflik Politik Pasca Pilkada di Kerinci
IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat
Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci Jadi Komitmen Bersama Alfin dan Monadi
Berita ini 419 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB