POROS, Sungai penuh – Beredar Vidio viral di akun tiktok “Gemilau Junior” mengenai Dirinya yang tengah ditilang petugas Operasi Siginjai Satlantas polres kerinci, pada Minggu (23/2/2025).
Vidio yang berdurasi 57 detik tersebut memperlihatkan pemilik akun memvidiokan semua petugas lantas yang tengah bertugas sembari menyebutkan satu persatu nama dari petugas polisi tersebut, didalam vidio yang bersangkutan juga mengatakan kalau Petugas polisi tidak mau mengembalikan motornya, tanpa menjelaskan lebih rinci mengenai Kronologi Penilangan yang terjadi padanya .
Terkait vidio viral tersebut, Kapolres kerinci melalui Wakapolres kerinci Kompol Sampe Nababan, S.H., M.H., mengklarifikasi kronologi kejadian tersebut :
Ia Menjelaskan terkait konten tiktok akun gemilau Junior ialah sebagai berikut:
1. Untuk blangko tilang benar merupakan material produksi tahun 2019 dan masih bisa digunakan dan terdaftar dalam system aplikasi e-tilang. Dan material blangko tilang tidak ada masa kadaluarsa untuk penggunaannya.
2. Terkait tilang pelanggar an Z.ARIEF NUGRAHA tersebut sudah disampaikan bahwa untuk penyelesaian nya bisa mengikuti sidang di pengadilan atau yang bersangkutan bisa membayar denda tilang Via bank BRI dengan BRI virtual account (BRIVA) yg sudah diberikan nomor briva nya kepada yang bersangkutan.
3. Barang bukti yg diamankan adalah sepeda motor yg pada saat ini diamankan di gudang barang bukti unit gakkum satlantas Polres Kerinci.
4. Barang bukti yang disita sepeda motor dikarenakan pada saat diperiksa yang bersangkutan tidak memiliki SIM dan STNK dan masa berlakunya habis.
Wakapolres menghimbau juga kepada seluruh masyarakat kerinci dan sungai penuh agar tertib berlalulintas dan lengkapi surat-surat berkendara demi keselamatan dan terhindar dari Razia maupun Patroli.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat kerinci dan sungai penuh, agar mematuhi aturan dan tata tertib berlalulintas, baik atribut berkendara maupun surat -surat kendaraan demi keselamatan saat berkendaraan, Dan juga dapat terhindar dari Razia maupun Patroli, jangan sampai hal serupa terjadi lagi, udah salah malah marah-marah dan memviralkan”. Tegas nya.
Penulis : Hesty
Editor : SAFWANDI
Sumber Berita : Polres kerinci















