Musyawarah Besar HIMA IH Tidak Transparan?, Legitimasinya dipertanyakan.

- Redaksi

Rabu, 17 Januari 2024 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Porosjambimedia.com – Menjadi sebuah keniscayaan bahwa proses peralihan kepemimpinan adalah momentum yang paling esensial dalam sebuah organisasi. Jika sebuah organisasi diibaratkan sebagai kendaraan untuk mencapai sebuah tujuan, maka peralihan kepemimpinan adalah momentum untuk memilih “Nahkoda Baru” yang akan memimpin bahtera organisasi kedepannya. Ini menunjukkan bahwa peralihan Tongkat Estafet Kepemimpinan bukanlah proses abal-abal, karena nasib dan eksistensi organisasi kedepannya akan ditentukan oleh pemimpin yang akan dipilih.

Mekanisme dalam proses peralihan kepemimpinan tidak selalu sama, tergantung ketentuan yang terdapat dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga sebuah organisasi. Ada organisasi yang menggunakan mekanisme Kongres, Musyawarah, Penunjukan, dan ada juga yang menerapkan sistem perhelatan seperti Pemilu. Hal ini menunjukkan bahwa proses tersebut tidaklah kaku, proses itu dinamis sesuai dengan kesepakatan bersama yang disahkan dalam Ad/Art organisasi.

Hal yang patut menjadi perhatian bukanlah tentang mekanisme dalam proses peralihan kepemimpinan yang sangat dinamis tersebut. Hal mendasar yang sangat penting adalah bagaimana bentuk konsistensi dari penerapan mekanisme tersebut secara substansial, bukan sebatas formalitas belaka. Sebagai contoh, jika organisasi sepakat menerapkan mekanisme Musyawarah Besar (MUBES), maka prinsip yang terdapat di dalam Mubes haruslah benar-benar diterapkan sebagai konsekuensi mekanisme yang telah disepakati tersebut. Dalam hal penyelenggaraannya, Mubes seyogiyanya harus dihadiri oleh seluruh anggota organisasi, dilaksanakan dengan transparan, dan membuka kesempatan siapapun untuk ikut berkompetisi di dalamnya.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Peringati Hardiknas Tahun 2024

Entah setan apa yang merasuki Organisasi Kemahasiswaan (OK) yang satu ini, yaitu Himpunan Mahasiswa Ilmu Hukum  (HIMA-IH). Bagaikan sebuah bom yang dijatuhkan tanpa aba-aba, seluruh anggotanya dikagetkan dengan penyelenggaraan Mubes yang tiba-tiba dilaksanakan beberapa waktu lalu, yakni pada hari Senin, 15 Januari 2024. Bagaikan pribahasa “taida angin tiada hujan”, seluruh mahasiswa jurusan ilmu hukum dikagetkan dengan telah dilaksanakannya Mubes tanpa ada tanda-tanda sebelumnya.

Momen di saat Mahasiswa sedang menikmati masa libur semester rupanya dimanfaatkan menjadi momentum untuk mengadakan Mubes HIMA IH yang tidak transparan tersebut. Sungguh di luar batas penalaran yang wajar, organisasi yang mewadahi mahasiswa ilmu hukum malah melakukan tindakan yang seakan-akan bertentangan dengan hukum. Entah siapa peserta dalam Mubes tersebut, yang jelas sudah terpilih “Nahkodawati” sebagai Ketua Umum periode berikutnya.

Bingung, sungguh penulis merasa bingung dengan manuver HIMA IH yang tidak jelas ini. Pertama, agenda Mubes awalnnya diagendakan pada tanggal 15 Desember 2023, namun entah mengapa tidak ada kabar berita tentang pelaksanaan Mubes tersebut. Kedua, Ketua Umum pada saat itu sudah mengeluarkan Surat Keputusan Kepanitiaan yang berisi daftar kepanitiaan untuk pelaksanaan Mubes pada tanggal 15 Desember, namun entah apa gerangan SK tersebut tiba-tiba dicabut. Ketiga, tiba-tiba muncul kepanitiaan baru tanpa SK yang jelas, entah apa gerangan tiba-tiba menyelenggarakan Mubes yang tidak transparan tersebut.

Baca Juga :  Wagub Sani  : Implementasikan Isra’ Mi’raj Dalam Kehidupan Sehari-hari

Sungguh hal ini yang membuat penulis bingung, penulis sulit menerima nalar pemikiran para Petinggi Hima IH yang bertindak membangkangi prinsip-prinsip demokrasi. Jujur, penulis merasa khawatir dengan Ketua Umum terpilih, meskipun Mubes tersebut telah memilih Nahkoda baru, namun belum tentu yang bersangkutan memperoleh legitimasi dan pengakuan dari seluruh anggota Himpunan Mahasiswa Ilmu Hukum, sebab Mubes tersebut diselenggarakan dengan tidak transparan, yakni pada saat mahasiswa sedang libur dan sedang tidak berada di Jambi.

Sekedar tambahan dari penulis, bahwa Himpunan Mahasiswa Ilmu Hukum (HIMA IH) adalah sebuah wadah yang menghimpun seluruh mahasiswa ilmu hukum yang menempuh studi di Fakultas Hukum, Universitas Jambi. HIMA IH bukan milik sekelompok orang yang rakus dengan kursi kekuasaan. Salam Justitia.

Penulis : Zik

Editor : Anda

Sumber Berita : Media Andalas Group

Berita Terkait

Sukma Djaya Negara di lantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh
SOLIDARITAS MASYARAKAT TLS DALAM BENTUK PENGGALANGAN DANA BANTUAN SOSIAL ATAS EKSEKUSI RUMAH SATARIAH DI DESA BALAI
AMSB PEDULI KORBAN EKSEKUSI RUMAH HASIL BANTUAN BAZNAS
SMA NEGERI 2 KERINCI BAGIKAN  BEASISWA PIP (PROGRAM INDONESIA PINTAR) BEKERJASAMA DENGAN BNI.
Sekda Sudirman Sandang Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan
Nelly Afrianty Dipercayai Menjadi narasumber Oleh BPMP Provinsi Jambi Dalam upaya Optimalisasi pemanfaatan chromebooks dan akun belajar.id.
LAM Kerinci Tandatangani PKS dengan Pengadilan Agama Sungai Penuh. Toni Suherman, S.H., M.H. Dpt: Peran Adat Sebagai Mediator Berbasis Kearifan Lokal.
Tolak Revisi UU Penyiaran, Koalisi Penyelamat Pilar Demokrasi Demo di DPRD Jambi

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 07:40 WIB

Wako Ahmadi & Wawako Antos Gelar Sholat Idul Adha di Lapangan Merdeka

Senin, 17 Juni 2024 - 11:23 WIB

Pemkab Kerinci Gelar Idul Adha 1445 H Bersama Masyarakat di Lapangan Merpati Hiang

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:03 WIB

Wako Ahmadi Pimpin Sidak, Pantau Harga Pangan Jelang Hari Raya Idul Adha

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:33 WIB

Jelang Idul Adha, Pemkab Kerinci Gelar Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar di Balai Hiang

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:23 WIB

KBRI Kairo Resmikan Gerai Baru Ban dan Pelek Kendaraan Indonesia di Kota Madinaty Mesir

Minggu, 9 Juni 2024 - 01:11 WIB

Dumisake Gubernur Al Haris, Rp 14,2 M untuk Beasiswa Digelontorkan

Jumat, 7 Juni 2024 - 13:34 WIB

Hadiri Penutupan TMMD Ke 120, Pj Bupati Asraf : Kegiatan Ini Sangat Bermanfaat Bagi Masyarakat.

Kamis, 6 Juni 2024 - 16:48 WIB

Sekda Sudirman Sandang Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan

Berita Terbaru

seni dan budaya

Adat lamo pasko usang Semurup, Njuk tau Jelang hari raya qurban

Jumat, 14 Jun 2024 - 21:58 WIB