Eksekusi 1 Unit Rumah warga semurup Ditunda, Penggugat Ngotot Untuk dilanjutkan

- Redaksi

Jumat, 17 Mei 2024 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semurup, Porosjambimedia – Pengadilan Negeri (PN) Sungai Penuh menurut jadwalnya akan melakukan eksekusi pada 1 unit Rumah yang berlokasi di Desa balai Semurup , Kecamatan Air hangat kab.kerinci. jum’at (17/5/ 2024)

Umardani selaku Juru sita Pengadilan negeri Sungai penuh, menyampaikan bahwa Eksekusi Hari ini ditunda sementara waktu, sampai pihak penggugat menyediakan tempat untuk Barang-barang si tergugat beserta penghuninya sebelum dilakukan eksekusi. “Jadi eksekusi hari ini kita tunda, karena seharusnya anda selaku pihak penggugat sudah menyediakan tempat untuk pemindahan barang-barang beserta orangnya”, Jelas Umar.

Netty (pihak penggugat), Terlihat kecewa saat pihak Pengadilan melakukan penundaan eksekusi, dan ngotot agar tetap dilakukan penggusuran. “Kenapa Pulo harus ditunda, kan Ado rumah keluargonyk dekat sini, pindahkan bar kesitu”, Tandas Netty.

Namun pihak pengadilan tetap dengan keputusannya bahwa yang harus menyediakan Rumah /tempat ialah pihak penggugat, bukan malah menggunakan rumah pihak keluarga tergugat.

AKP.EDIN.SH selaku Kapolsek Air hangat Menginstruksikan kepada Kepala Desa Dusun balai Agar dapat meminta masyarakat setempat meninggalkan lokasi, barulah Pihaknya akan menarik kembali pasukan Kepolisian dari lokasi “Tolong kades minta masyarakat untuk bubar, agar kami bisa menarik kembali pasukan kami meninggalkan lokasi” Kata Edin.

Baca Juga :  Respon Cepat Keluhan Warga, Pj Bupati Kerinci Asraf Sidak  Objek Wisata Danau Kerinci

Terkait Eksekusi yang dilakukan pihak pengadilan negeri sungai penuh hari ini, merupakan Gugatan yang dilayangkan oleh Bapak Gunawan , Alamat pasar semurup kepada pengadilan negeri sungai penuh sejak 2020 yang lalu, Pihak penggugat mengklaim bahwa tanah yang ditempati ibu Sapariah (58th) sejak puluhan tahun lamanya merupakan tanah miliknya.

Sapariah tinggal di rumah tersebut bersama seorang anak dan cucunya, Dimana rumah yang saat ni mereka tempati merupakan Bantuan pemerintah dalam program Bedah rumah ditahun 2017 yang lalu dan semenjak Rumah bantuan ini selesai dibangun pihak penggugat ngotot memperkarakan kasus hak kepemilikan tanah tersebut atas namanya.

Risky anak dari Pemilik rumah menjelaskan, bahwa awalnya pihak keluarganya selalu datang dan menghadiri sidang Sengketa ini, namun tidak pernah ada keputusan atas siapa yang memenangkan kasus kepemilikan tanah tersebut, bahkan sampai surat eksekusi kami terima kemaren, kami bahkan tidak menerima surat keputusan/pemberitahuan dari pihak pengadilan bahwa tergugat lah yang memenangkan kasus ini.

Baca Juga :  DANDIM 0417 KERINCI - KUNJUNGAN PRESIDEN RI KE SUNGAI PENUH-KERINCI DIUNDUR.

Salah seorang warga desa setempat yang tidak ingin disebutkan namanya saat dikonfirmasi menyayangkan tindakan pihak penggugat , karena Baik pihak penggugat maupun pihak tergugat memiliki ikatan kekeluargaan, Sampai tega melakukan eksekusi dengan membawa 1 unit alat berat untuk melakukan perobohan bangunan rumah tersebut ,” sangat disayangkan sekali, masa keluarga sendiri tega melakukan ini, kami Masyarakat setempat bersaksi beliau ni dan keluarganya lah yang berhak atas tanah dan rumah ini sudah puluhan tahun mereka disini, lalu hari ini enak saja ada pihak yang mengaku ini miliknya, Sungguh Kejam”. Jelas salah seorang warga tersebut.

Terdengar di lokasi eksekusi suara isak dan tangis masyarakat sekitar seraya mengucapkan syukur saat pihak Pengadilan Sungai Penuh dan aparat Kepolisian menyampaikan Penundaan eksekusi hari ini.

Penulis : Hesty

Berita Terkait

Peduli ibu satariah, Seluruh Elemen Secara Bersama Gelar Donasi
Banjir dan Longsor di jalan lintas Siulak deras – Padang, Kadis PUPR Kerinci maya Bergerak cepat.
Sukma Djaya Negara di lantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh
SOLIDARITAS MASYARAKAT TLS DALAM BENTUK PENGGALANGAN DANA BANTUAN SOSIAL ATAS EKSEKUSI RUMAH SATARIAH DI DESA BALAI
AMSB PEDULI KORBAN EKSEKUSI RUMAH HASIL BANTUAN BAZNAS
SMA NEGERI 2 KERINCI BAGIKAN  BEASISWA PIP (PROGRAM INDONESIA PINTAR) BEKERJASAMA DENGAN BNI.
Nelly Afrianty Dipercayai Menjadi narasumber Oleh BPMP Provinsi Jambi Dalam upaya Optimalisasi pemanfaatan chromebooks dan akun belajar.id.
ISMA Peduli Ravania Gelar Penggalangan Dana Bantu Biaya Pengobatan

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:47 WIB

Sukma Djaya Negara di lantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:46 WIB

SOLIDARITAS MASYARAKAT TLS DALAM BENTUK PENGGALANGAN DANA BANTUAN SOSIAL ATAS EKSEKUSI RUMAH SATARIAH DI DESA BALAI

Senin, 10 Juni 2024 - 17:20 WIB

AMSB PEDULI KORBAN EKSEKUSI RUMAH HASIL BANTUAN BAZNAS

Jumat, 7 Juni 2024 - 12:26 WIB

SMA NEGERI 2 KERINCI BAGIKAN  BEASISWA PIP (PROGRAM INDONESIA PINTAR) BEKERJASAMA DENGAN BNI.

Selasa, 4 Juni 2024 - 10:07 WIB

Nelly Afrianty Dipercayai Menjadi narasumber Oleh BPMP Provinsi Jambi Dalam upaya Optimalisasi pemanfaatan chromebooks dan akun belajar.id.

Rabu, 29 Mei 2024 - 20:50 WIB

Tafyani dan Fadli sepakat untuk saling mendukung demi kemajuan Kerinci kedepan

Selasa, 28 Mei 2024 - 18:38 WIB

Sepi peminat, Panwascam diminta bersikap profesional bukan karena ada Titipan.

Selasa, 28 Mei 2024 - 17:54 WIB

Kasus Anak bunuh Ibu kandungnya Di kerinci Jambi – Polres Kerinci gelar Press Release

Berita Terbaru

seni dan budaya

Adat lamo pasko usang Semurup, Njuk tau Jelang hari raya qurban

Jumat, 14 Jun 2024 - 21:58 WIB