Banjir  Terjang sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat

- Redaksi

Jumat, 8 Maret 2024 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POROS, PADANG  – Banjir  menerjang sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, akibat curah hujan tinggi yang mengguyur sejak Kamis (7/3) siang. Banjir mulai menggenangi rumah warga sejak semalam.

Beberapa titik banjir itu di antaranya kawasan Alai Parak Kopi, Rawang, Seberang Padang, Parak Gadang Timur, Dadok Tunggul Hitam, Gunung Pangilun, dan Kurao Pagang.

Banjir dengan ketinggian air lebih dari 1 meter menggenangi rumah warga di kawasan Parak Jambu, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Koto Tangah, Padang.

“Di dalam rumah ketinggian air sekitar 1,5 meter, sedangkan di jalanan sekitar 2 meter,” kata salah seorang mahasiswa bernama Bayu Aria (21), Jumat (8/3), dikutip dari Antara.

Bayu menceritakan air mulai masuk ke kontrakannya sekitar pukul 23.00 WIB. Lima orang temannya masih berada di dalam kontrakan karena terjebak banjir, ditambah lagi aliran air terbilang deras.

“Melihat genangan air yang terus meningkat maka saya langsung mengevakuasi diri secara mandiri ke tempat aman agar tidak terjebak di kawasan banjir,” ucapnya.

Warga lainnya, Nofriadi (34), mengatakan genangan air di dalam rumahnya mencapai ketinggian 1,5 meter. Ia bersama istri dan dua orang anaknya terpaksa mengungsi.

Baca Juga :  Temukan Maladministrasi Penundaan Berlarut, Ombudsman RI Berikan Rekomendasi ke Pemkab Bungo

Ia mengaku tak sempat menyelamatkan barang-barang karena air masuk ke rumah dengan cepat dan langsung meninggi.

Hingga Jumat pagi, Nofriadi bersama warga lainnya masih tampak bertahan di tempat pengungsian sementara sambil menunggu air surut. Mereka mengungsi di teras-teras kedai.

Ratusan rumah warga di Kurao Pagang, Nanggalo, Padang, juga terendam banjir dengan ketinggian satu meter lebih sejak semalam sekitar pukul 20.00 WIB.

“Air begitu cepat naik dan masuk ke dalam rumah saya, ketinggian air mencapai satu setengah meter,” kata salah seorang warga Nurdamayanti (60).

Ia mengatakan tidak ada barang-barang atau peralatan elektronik yang bisa ia selamatkan dari dalam rumah.

Menurutnya sampai pukul 04.29 WIB air belum surut. Ia beserta keluarga terpaksa mengungsi di luar rumah sambil menunggu genangan air surut.

Banyak warga terlihat mengungsi ke tempat yang lebih aman seperti pos pemuda, masjid, dan rumah warga lainnya yang terbebas banjir.

Sementara itu seratusan orang di Kampung Durian, Kelurahan Parak Gadang Timur, Padang, Sumatra Barat dievakuasi ke Masjid Al-Ihsan akibat banjir. Pengungsi di masjid tersebut didominasi oleh anak-anak, perempuan, dan lanjut usia (lansia).

Baca Juga :  Sukma Djaya Negara di lantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh

“Ada sekitar seratus orang yang mengungsi di Masjid Al-Ihsan karena rumahnya terendam banjir. Warga mulai mengungsi setelah isya,” kata Ketua RT 03 RW 006 Kelurahan Parak Gadang Timur, Foza Aulia Sari di Padang.

Zulnaidi (39), warga setempat, bersama anak dan istri terpaksa mengungsi karena rumahnya kebanjiran.

“Air menggenang secara tiba-tiba dan langsung masuk ke rumah, ketinggiannya mencapai 2 meter. Akhirnya saya langsung mengevakuasi anak dan isteri,” katanya.

Zulnaidi menerangkan bahwa air yang merendam rumah warga akibat luapan sungai dan ketinggiannya bervariasi, bahkan ada rumah warga yang hanya terlihat bagian atapnya saja karena bagian rumah sudah terendam.

Sekitar pukul 22.40 WIB Gubernur Sumbar Mahyeldi beserta tim datang ke Masjid Al-Ihsan untuk melihat warga di lokasi pengungsian.

Mahyeldi telah menghubungi dinas sosial provinsi untuk segera mendirikan dapur umum dan mendrop bantuan.

Penulis : Red

Berita Terkait

Banjir bandang dan lahar di Sumbar, akses Padang Bukittinggi via pariaman lumpuh total
Breaking News! Banjir lahar dingin Merapi, Jalan lintas Padang Bukittinggi terputus
Prediksi Musim Kemarau Tahun 2024 di Indonesia
Merapi Sumbar Kembali erupsi, Pemkab Agam siaga darurat!
Gempa Tektonik Guncang Kepulauan Mentawai
Ini kronologis ledakan di RS Semen Padang
Kolaborasi Adirozal dan Palito Tuo Padang Panjang, Menyinari di Tengah Gempuran Bencana: Secercah haraPAN
BREAKING NEWS! Kecelakaan Maut Plat BH di Jalan Bandara Internasional Minangkabau

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:47 WIB

Sukma Djaya Negara di lantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:46 WIB

SOLIDARITAS MASYARAKAT TLS DALAM BENTUK PENGGALANGAN DANA BANTUAN SOSIAL ATAS EKSEKUSI RUMAH SATARIAH DI DESA BALAI

Senin, 10 Juni 2024 - 17:20 WIB

AMSB PEDULI KORBAN EKSEKUSI RUMAH HASIL BANTUAN BAZNAS

Jumat, 7 Juni 2024 - 12:26 WIB

SMA NEGERI 2 KERINCI BAGIKAN  BEASISWA PIP (PROGRAM INDONESIA PINTAR) BEKERJASAMA DENGAN BNI.

Selasa, 4 Juni 2024 - 10:07 WIB

Nelly Afrianty Dipercayai Menjadi narasumber Oleh BPMP Provinsi Jambi Dalam upaya Optimalisasi pemanfaatan chromebooks dan akun belajar.id.

Rabu, 29 Mei 2024 - 20:50 WIB

Tafyani dan Fadli sepakat untuk saling mendukung demi kemajuan Kerinci kedepan

Selasa, 28 Mei 2024 - 18:38 WIB

Sepi peminat, Panwascam diminta bersikap profesional bukan karena ada Titipan.

Selasa, 28 Mei 2024 - 17:54 WIB

Kasus Anak bunuh Ibu kandungnya Di kerinci Jambi – Polres Kerinci gelar Press Release

Berita Terbaru

seni dan budaya

Adat lamo pasko usang Semurup, Njuk tau Jelang hari raya qurban

Jumat, 14 Jun 2024 - 21:58 WIB