Ahmadi Berhasil Selamatkan Perekonomian Kota Sungai Penuh, Egil : Patut Diapresiasi

- Redaksi

Rabu, 15 Mei 2024 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Penuh, Porosjambimedia – Pertumbuhan ekonomi merupakan upaya peningkatan kapasitas produksi untuk mencapai penambahan output, yang diukur menggunakan Produk Domestik Bruto (PDB) maupun Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dalam suatu wilayah.

Sejak pemerintah mengkonfirmasi kemunculan infeksi virus covid-19 pertama kali pada 2 Maret 2020, kondisi perekonomian secara nasional terjerembab pada titik terendah karena hampir seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota mengalami penurunan tingkat pertumbuhan ekonomi. Sementara Perekonomian Kota Sungai Penuh pada waktu itu ikut terkontraksi -0,16 persen.

Pada tahun 2024 ini, tepat tiga tahun kepemimpinan Bapak Ahmadi Zubir sebagai walikota Sungai penuh. Sejak awal dilantik menjadi walikota, beliau langsung dihadapkan dengan pemulihan Perekonomian yang porak-poranda akibat pandemi covid-19 menyebabkan pertumbuhan dan distribusi kategori lapangan usaha menjadi berubah-ubah, tanpa terkecuali di Kota Sungai Penuh.

Mengutip data BPS Kota Sungai Penuh, pada tahun 2021, Perekonomian Kota Sungai Penuh tumbuh sebesar 3,67 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yakni sebesar -0,16 persen.

Artinya, perekonomian Kota Sungai Penuh terus tumbuh ke arah positif dan berangsur-angsur pulih.

Baca Juga :  YULFI, TENAGA AHLI GUBERNUR BIDANG TATA KELOLA PEMERINTAHAN : ANAK MUDA DAN NEPOTISME POLITIK

Dilihat dari publikasi PDRB Lapangan Usaha Kota Sungai Penuh, kategori lapangan usaha perdagangan di Kota Sungai Penuh pada tahun 2021 menyumbang sebesar 28,97 persen terhadap PDRB Kota Sungai Penuh.

Ekonomi Merosot Sebelum Ahmadi Zubir Dilantik?

Ini menjadi perhatian serius di Kota Sungai penuh, terlepas dari wabah covid-19 tahun 2020, indeks pertumbuhan ekonomi juga terus menurun dari tahun 2015.

Pertumbuhan ekonomi Kota Sungai penuh terus menurun dari tahun 2015 hingga 2020. Menurut data BPS Kota Sungai Penuh, pada tahun 2015 pertumbuhan PDRB diangka 7,06 persen menjadi 4,88 persen di tahun 2018.

Puncaknya menjadi hanya -0,16 persen pada tahun 2020. Karena harus mengahadapi pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian.

Lalu berkat kinerja pemerintah yang sangat perlu diapresiasi, pada tahun 2021 setelah baru beberapa waktu saja dilantik, pertumbuhan ekonomi mulai memulih di angka 3,67 persen, tahun berikutnya meningkat lagi menjadi 4,44 persen dan naik lagi menjadi 4,92 persen tahun 2023 yang lalu.

Pertumbuhan ekonomi ini tidak terlepas dari perjuangan walikota Sungai Penuh selaku pemangku kebijakan.

Baca Juga :  Ombudsman Jambi Kunjungi Universitas Jambi, Ini yang Dibahas Kepala Perwakilan dan Rektor

Di lain sisi, Persentase tingkat kemiskinan di Kota Sungai Penuh tahun 2022 mencapai 2,64 persen. Lebih baik dari tahun 2021 yang mencapai 3,03 persen. Dengan demikian, ada perbaikan kondisi sosial ekonomi pasca pandemi Covid19.

Perbaikan kondisi tersebut dibarengi dengan cukupnya jangkauan bantuan sosial. Sebesar 7,71 persen rumah tangga menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), 7,81 persen rumah tangga menerima Program Indonesia Pintar (PIP), 12,07 persen rumah tangga menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dan 14,89 persen rumah tangga menerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Data tersebut menunjukkan bahwa penyaluran dari bantuan sosial ini tepat sasaran. Tidak hanya mencakup rumah tangga miskin saja, namun juga yang rentan miskin sehingga mereka bisa meningkatkan taraf hidup mereka.

Hal ini patut diapresiasi dan merupakan salah satu bentuk keberhasilan seorang Ahmadi Zubir memimpin kota Sungai Penuh.

Semoga walikota Sungai penuh selalu menjaga konsistensi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi tingkat kemiskinan di kota Sungai penuh tercinta ini.

Penulis : Agil

Editor : Hesty

Berita Terkait

DPRD KOTA SUNGAI PENUH SIDAK HARGA PANGAN JELANG HARI RAYA IDUL ADHA
Wako Ahmadi Pimpin Sidak, Pantau Harga Pangan Jelang Hari Raya Idul Adha
Jelang Idul Adha, Pemkab Kerinci Gelar Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar di Balai Hiang
Sukma Djaya Negara di lantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh
KBRI Kairo Resmikan Gerai Baru Ban dan Pelek Kendaraan Indonesia di Kota Madinaty Mesir
SOLIDARITAS MASYARAKAT TLS DALAM BENTUK PENGGALANGAN DANA BANTUAN SOSIAL ATAS EKSEKUSI RUMAH SATARIAH DI DESA BALAI
AMSB PEDULI KORBAN EKSEKUSI RUMAH HASIL BANTUAN BAZNAS
LSM Fakta Gelar Aksi Damai di Kejari Sungai Penuh

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:47 WIB

Sukma Djaya Negara di lantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:46 WIB

SOLIDARITAS MASYARAKAT TLS DALAM BENTUK PENGGALANGAN DANA BANTUAN SOSIAL ATAS EKSEKUSI RUMAH SATARIAH DI DESA BALAI

Senin, 10 Juni 2024 - 17:20 WIB

AMSB PEDULI KORBAN EKSEKUSI RUMAH HASIL BANTUAN BAZNAS

Jumat, 7 Juni 2024 - 12:26 WIB

SMA NEGERI 2 KERINCI BAGIKAN  BEASISWA PIP (PROGRAM INDONESIA PINTAR) BEKERJASAMA DENGAN BNI.

Selasa, 4 Juni 2024 - 10:07 WIB

Nelly Afrianty Dipercayai Menjadi narasumber Oleh BPMP Provinsi Jambi Dalam upaya Optimalisasi pemanfaatan chromebooks dan akun belajar.id.

Rabu, 29 Mei 2024 - 20:50 WIB

Tafyani dan Fadli sepakat untuk saling mendukung demi kemajuan Kerinci kedepan

Selasa, 28 Mei 2024 - 18:38 WIB

Sepi peminat, Panwascam diminta bersikap profesional bukan karena ada Titipan.

Selasa, 28 Mei 2024 - 17:54 WIB

Kasus Anak bunuh Ibu kandungnya Di kerinci Jambi – Polres Kerinci gelar Press Release

Berita Terbaru

seni dan budaya

Adat lamo pasko usang Semurup, Njuk tau Jelang hari raya qurban

Jumat, 14 Jun 2024 - 21:58 WIB